Langsung ke konten utama
Edukasi Mindful Parenting, Tim Dosen BK FKIP UNSRI Bekali Ibu-Ibu Desa Palem Raya Keterampilan Pengasuhan Positif

Pengabdian

Edukasi Mindful Parenting, Tim Dosen BK FKIP UNSRI Bekali Ibu-Ibu Desa Palem Raya Keterampilan Pengasuhan Positif

Tim LPPM 4
SDG 33Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 44Pendidikan Berkualitas

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri), menyelenggarakan kegiatan edukasi dan pelatihan pengasuhan bagi masyarakat Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, pada Sabtu, 5 September 2026.

Kegiatan ini mengangkat tema mindful parenting, yaitu pendekatan pengasuhan yang menekankan kesadaran penuh dalam berinteraksi dengan anak. Program tersebut ditujukan kepada para ibu di lingkungan Desa Palem Raya untuk meningkatkan kualitas hubungan antara orang tua dan anak, membangun pola pengasuhan yang lebih positif, serta mendukung kesehatan mental keluarga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua RT 12 Desa Palem Raya, Kating, M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program pengabdian tersebut. Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Departemen Bimbingan dan Konseling FKIP Unsri, Rani Mega Putri, M.Pd., Kons.

Ketua Tim Pengabdian, Silvia AR, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keterlibatan emosional yang sehat antara orang tua dan anak. Berdasarkan kajian awal tim, sejumlah ibu rumah tangga di wilayah tersebut masih menghadapi kesulitan dalam mengelola emosi ketika menghadapi perilaku anak yang dianggap menantang, termasuk saat anak mengalami tantrum.

Melalui penerapan mindful parenting, para ibu diberikan pemahaman agar tidak langsung bereaksi dengan membentak atau memarahi anak ketika menghadapi situasi emosional. Sebaliknya, orang tua diharapkan mampu memberikan respons secara lebih tenang, sadar, dan reflektif dengan mempertimbangkan kondisi diri sendiri maupun anak.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi sekaligus kesempatan untuk mempraktikkan berbagai teknik pengasuhan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dua akademisi Bimbingan dan Konseling FKIP Unsri, Dr. Alrefi, M.Pd. dan Yola Eka Putri, M.Pd., Kons., hadir sebagai narasumber utama untuk menjelaskan konsep dasar mindfulness dalam pengasuhan anak.

Materi yang diberikan mencakup kemampuan mengenali emosi diri sebelum merespons perilaku anak, mengelola stres selama menjalankan peran sebagai orang tua, melakukan teknik relaksasi sederhana, serta membangun komunikasi yang lebih empatik dengan anak.

Dr. Alrefi menjelaskan bahwa mindful parenting tidak hanya berfokus pada kemampuan orang tua mengendalikan kemarahan, tetapi juga mencakup kesanggupan untuk hadir secara utuh dalam setiap interaksi bersama anak. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu orang tua membangun ikatan emosional yang lebih kuat sekaligus mendukung perkembangan psikologis anak.

Melalui pemahaman tersebut, orang tua diharapkan dapat mempertimbangkan kondisi emosional diri sendiri dan anak sebelum memberikan respons. Kemampuan ini penting karena tekanan dalam proses pengasuhan dapat memengaruhi pola komunikasi di dalam keluarga. Ketika emosi tidak terkendali, orang tua berpotensi memberikan respons berupa bentakan atau kemarahan yang dapat memperbesar konflik dengan anak.

Sebaliknya, kemampuan mengambil jeda sebelum merespons dapat memberikan kesempatan kepada orang tua untuk memahami kebutuhan anak dan menentukan cara komunikasi yang lebih tepat.

Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, tim PkM BK FKIP Unsri juga melaksanakan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Evaluasi ini dilakukan sebelum dan setelah pelatihan untuk melihat perubahan pemahaman serta kesadaran peserta mengenai konsep pengasuhan berbasis mindfulness.

Sesi evaluasi dipandu oleh Khadijah, S.Pd., M.Pd. dan Fadhlina Rozaqyah, S.Pd., M.Pd. Peserta diarahkan untuk mengukur pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan dan praktik yang telah dilakukan selama kegiatan.

Antusiasme peserta terlihat melalui keterlibatan mereka dalam pemaparan materi, praktik, diskusi interaktif, hingga proses evaluasi. Sejumlah mahasiswa yang turut terlibat dalam kegiatan pengabdian juga membantu mendampingi para peserta selama pelatihan berlangsung.

Selain pelatihan dan evaluasi, tim membagikan lembar self-assessment pengasuhan kepada para ibu. Lembar tersebut dapat digunakan secara mandiri untuk mengevaluasi pola interaksi mereka dengan anak. Tim berharap instrumen ini tetap dimanfaatkan setelah kegiatan selesai sebagai sarana refleksi dalam menerapkan mindful parenting di lingkungan keluarga.

Melalui program tersebut, BK FKIP Unsri berupaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mental keluarga dan penerapan pola pengasuhan positif. Kemampuan orang tua dalam mengelola emosi, mendengarkan anak, serta berkomunikasi secara empatik menjadi aspek penting dalam membangun lingkungan keluarga yang sehat.

Penerapan pola pengasuhan positif juga diharapkan dapat membantu anak merasa lebih aman ketika mengekspresikan emosinya serta mempererat hubungan dengan orang tua. Tim pengabdian berharap kegiatan serupa dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental keluarga, termasuk di lingkungan pedesaan.

Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan keterampilan mindful parenting yang diperoleh, para ibu di Desa Palem Raya diharapkan mampu menerapkan pengasuhan yang lebih sadar, tenang, dan empatik, serta memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama bagi pembentukan karakter dan perkembangan psikologis anak.

Bagikan

Logo Universitas Sriwijaya
LPPM

Universitas Sriwijaya

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya

Tautan Cepat

Tautan Lainnya

Ikuti Kami

Informasi kontak belum tersedia

© 2026 LPPM Universitas Sriwijaya. Hak cipta dilindungi.