Langsung ke konten utama
Mahasiswa KKN Unsri Ajarkan Masyarakat Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos

KKN

Mahasiswa KKN Unsri Ajarkan Masyarakat Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos

Tim LPPM 4
SDG 22Tanpa KelaparanSDG 44Pendidikan BerkualitasSDG 88Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 1111Kota dan Permukiman yang BerkelanjutanSDG 1212Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Kembali ke Berita0 kali dibaca

Universitas Sriwijaya (Unsri) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat melalui pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Selain memberikan edukasi mengenai pengolahan limbah organik, tim pengabdian juga menyelenggarakan pelatihan perhitungan harga pokok produksi sebagai dasar dalam menentukan harga jual produk diversifikasi usaha tani. Dengan demikian, masyarakat memperoleh dua bentuk pembelajaran, yaitu keterampilan mengolah bahan menjadi produk serta pengetahuan mengenai perhitungan biaya untuk menetapkan harga jualnya.

Dosen Unsri yang tergabung dalam tim pengabdian, Parama Santati, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan memperkenalkan cara memproduksi pupuk organik atau kompos secara mandiri dengan memanfaatkan sampah rumah tangga serta sisa panen sayuran dan padi.

Menurutnya, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui pengolahan sampah organik secara mandiri. Limbah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan menjadi sumber munculnya bibit penyakit. Oleh sebab itu, pengolahan sampah menjadi pupuk organik padat dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan limbah agar lebih bermanfaat.

Kegiatan pengabdian tahap pertama ini melibatkan tiga dosen Unsri, yaitu Prof. Dr. Sulastri, M.E., M.Komp. selaku ketua tim, Parama Santati, S.E., M.Kom., dan Yulia Hamdaini, S.E., M.Si. Pelaksanaan program juga didukung oleh enam mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya.

Program tersebut mendapat dukungan dari Camat Jarai, Reyno Delfansyah. Ia menilai kegiatan pengolahan sampah organik menjadi kompos sebagai langkah positif yang dapat dimulai dari Desa Pagar Dewa. Pihak kecamatan berharap program serupa dapat dilanjutkan dan diterapkan di desa-desa lain di wilayah Kecamatan Jarai sehingga permasalahan sampah dapat dikurangi secara bertahap.

Melalui kegiatan ini, Unsri berupaya mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam mengelola limbah organik sekaligus mengenalkan peluang pengembangan produk pertanian yang memiliki nilai ekonomi. Perpaduan antara keterampilan produksi kompos dan pemahaman perhitungan harga pokok diharapkan dapat mendukung pengelolaan lingkungan serta pengembangan usaha masyarakat Desa Pagar Dewa.

Bagikan

Logo Universitas Sriwijaya
LPPM

Universitas Sriwijaya

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya

Tautan Cepat

Tautan Lainnya

Ikuti Kami

Informasi kontak belum tersedia

© 2026 LPPM Universitas Sriwijaya. Hak cipta dilindungi.