Langsung ke konten utama
Meningkatkan Kapasitas Petani dan UMKM: Langkah Nyata dari UNSRI untuk Desa Sungai Rebo

Berita

Meningkatkan Kapasitas Petani dan UMKM: Langkah Nyata dari UNSRI untuk Desa Sungai Rebo

Mochammad Randy Surya Bachri

Radar Sriwijaya, (Banyuasin) – Sebanyak 25 petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, berpartisipasi dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya pada Selasa (06/11/2025). Program ini dilaksanakan melalui skema Pengabdian Berbasis Masyarakat.

Mengangkat tema “Peningkatan Kapasitas Petani dan Pelaku UMKM melalui Pelatihan Pembukuan Usahatani dan Usaha Mikro di Desa Sungai Rebo Kabupaten Banyuasin”, kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Sungai Rebo. Peserta yang berasal dari sejumlah kelompok tani dan usaha kecil setempat mengikuti pelatihan dengan antusias.

Tim pelaksana pengabdian dipimpin oleh Dr. Ir. Lifianthi, M.Si., sebagai ketua, dengan anggota Prof. Dr. Ir. Andy Mulyana, M.Sc.; Dr. Riswani, S.P., M.Si.; Thirtawati, S.P., M.Si.; serta Dr. Desi Aryani, S.P., M.Si. Seluruh anggota tim berasal dari Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.

Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari cara melakukan pembukuan sederhana untuk kegiatan pertanian dan usaha mikro. Materi mencakup pencatatan modal usaha, pengeluaran operasional, pendapatan penjualan, serta perhitungan dan analisis keuntungan. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan administrasi keuangan secara teratur untuk membantu menentukan keputusan usaha dan membuka peluang memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan.

Ketua tim pengabdian, Dr. Lifianthi, menjelaskan bahwa sebagian petani dan pelaku usaha kecil masih belum terbiasa mencatat transaksi keuangan secara sistematis. Melalui pelatihan ini, tim berharap para peserta dapat mengelola usaha mereka dengan lebih profesional dan berkelanjutan.

Salah satu peserta, Abdul Patih, yang merupakan petani dari Kelompok Bina Tani Berkah, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut memberikan manfaat bagi dirinya. Sebelumnya, ia hanya mencatat hasil panen menggunakan buku sederhana. Setelah mengikuti kegiatan, ia memperoleh pemahaman mengenai cara menghitung biaya dan keuntungan sehingga dapat menilai apakah usaha yang dijalankannya menghasilkan laba atau tidak.

Pelaksanaan program ini menjadi bagian dari kontribusi Universitas Sriwijaya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ke-8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta tujuan ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Melalui kegiatan tersebut, petani dan pelaku UMKM Desa Sungai Rebo diharapkan mampu meningkatkan keterampilan manajerial, memperkuat daya saing usaha, serta mendorong terbentuknya perekonomian lokal yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Seluruh pendanaan kegiatan berasal dari Universitas Sriwijaya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan, Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Tahun Anggaran 2025. Pendanaan tersebut mengacu pada Kontrak Pengabdian Nomor 0025.15/UN9/SB3.LPPM.PM/2025.

Bagikan

Logo Universitas Sriwijaya
LPPM

Universitas Sriwijaya

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya

Tautan Cepat

Tautan Lainnya

Ikuti Kami

Informasi kontak belum tersedia

© 2026 LPPM Universitas Sriwijaya. Hak cipta dilindungi.