Pelatihan Game Edukasi Berbasis Game-Based Learning Sinergi Kemdiktisaintek-Unsri
Kegiatan ini diinisiasi tim inti dari para dosen Unsri. Diantaranya, Ruth Helen Simarmata, Danny Matthew Saputra, dan Sarmayanta Sembiring beserta mahasiswa Sistem Komputer dan Pendidikan Matematika.
"Kami telah melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Game Edukasi Berbasis Game-Based Learning. Kegiatan ini mendukung literasi numerasi dan digital di SMP Advent Palembang,” ujar Ruth Helen Simarmata bersama tim.
Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan numerasi dan literasi digital siswa sekaligus meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran berbasis game.
Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dan terstruktur. Tahap pra-kegiatan dilakukan pada Mei 2025 melalui koordinasi dengan kepala sekolah dan guru untuk memetakan kondisi awal mitra.
Selanjutnya, kegiatan diawali dengan sosialisasi dan pretest pada Juni 2025. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan literasi numerasi dan Game-Based Learning pada periode Juni hingga Agustus 2025. Pelatihan inti dilaksanakan setiap hari Jumat pada September dan Oktober 2025 di SMP Advent Palembang dan Laboratorium Multimedia FKIP Universitas Sriwijaya.
Acara dibuka pada pukul 10.00 WIB, dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan yayasan, Dr Simon Tarmidi EdD MAEd MPTh, serta sambutan dari Kepala SMP Advent Palembang, Mawar Megasari Siahaan SPd.
"Tahap berikutnya berupa pendampingan intensif pada November 2025. Adapun kegiatan monitoring dilaksanakan sejak Desember 2025 hingga awal Maret 2026. Sebanyak 21 guru dan 45 siswa terlibat sebagai peserta dalam program ini," jelasnya.
Selain mendorong peningkatan hasil belajar, program ini juga memperkuat ekosistem pembelajaran digital di sekolah. Pada fase penguatan keberlanjutan, hasil monitoring hingga Maret 2026 menunjukkan bahwa kegiatan tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi berlanjut pada upaya penguatan ekosistem sekolah.
Harapannya, SMP Advent Palembang mampu membangun budaya belajar yang lebih inovatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. "Pengembangan game edukasi berbasis Game-Based Learning bukan hanya menjadi solusi atas rendahnya literasi numerasi dan digital. Tapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pembelajaran digital yang lebih kuat dan berkelanjutan di lingkungan sekolah," pungkas Ruth.
Berita Terbaru
