Tim PKM Jurusan Teknik Mesin Fakultas Tehnik Unsri Kenalkan Mesin Pengolah Limbah Botol Plastik Jadi Filament Printer 3D Ke Warga Kelurahan Karangjaya
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sriwijaya (Unsri) menyelenggarakan kuliah pengenalan pengendalian kualitas hasil pengelasan bagi para tukang las di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 6 November 2021, di kediaman Dr. Ir. Diah Kusuma Pratiwi, M.T., yang berlokasi di Komplek Poligon, Palembang.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim LPPM Unsri yang diketuai oleh Dr. Ir. Diah Kusuma Pratiwi, M.T. dengan anggota Barlin, S.T., M.Eng., Ph.D., Ir. Hj. Marwani, M.T., Ir. Zainal Abidin, M.T., Ir. Dyos Santoso, M.T., serta M.A. Ade Saputra, S.T., M.T., M.Kom. Pelaksanaannya juga melibatkan sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik Unsri, yaitu Wira Zhafran, M. Suryawan Al Hadad, Muhammad Widad, Andre Brilian Hidayatullah, Septa Oktaviani, Albertus Putra Merdeka, Arif Pebrinaldi, dan Josi Fajar Mahendra.
Kuliah pengenalan tersebut diikuti oleh sejumlah tukang las yang berasal dari kawasan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, dan Pulo Kerto. Selain dilaksanakan secara langsung, kegiatan ini juga dapat diikuti secara daring untuk memberikan kesempatan kepada peserta yang tidak dapat hadir karena kesibukan pekerjaan.
Ketua tim pelaksana, Dr. Diah Kusuma Pratiwi, menjelaskan bahwa materi dalam modul kegiatan sebenarnya telah diperkenalkan dan dipelajari oleh para peserta sebelumnya. Meskipun demikian, masih terdapat sejumlah tukang las yang belum dapat mengikuti kegiatan secara langsung karena harus menjalankan pekerjaan mereka.
Sebelum pelaksanaan kuliah, tim LPPM Unsri juga telah mengunjungi beberapa tempat usaha pengelasan milik para peserta. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi usaha sekaligus memahami kebutuhan mereka terkait peningkatan kualitas hasil pekerjaan.
Diah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu para tukang las rakyat agar mampu menghasilkan produk dengan kualitas yang dapat bersaing dengan produk dari bengkel las berskala besar. Menurutnya, keterbatasan skala usaha seharusnya tidak menjadi penghalang bagi para pelaku bengkel las kecil untuk menghasilkan produk berkualitas.
Selain memberikan materi, mahasiswa Fakultas Teknik Unsri yang terlibat juga turut menyusun dan mencari bahan untuk modul pembelajaran bersama-sama. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat mendukung proses penyampaian pengetahuan kepada masyarakat.
Salah seorang peserta, Irwanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi pekerjaannya. Ia juga berharap para tukang las dapat terus berdiskusi dan berbagi pengalaman apabila menghadapi permasalahan dalam pekerjaan pengelasan.
Melalui kegiatan ini, LPPM Unsri berupaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para tukang las dalam memahami pengendalian kualitas hasil pengelasan, sehingga produk yang dihasilkan oleh bengkel las rakyat dapat memiliki kualitas yang lebih baik dan mampu bersaing.
Berita Terbaru
Tim PKM Unsri Lakukan Pendampingan ke UMKM Jumputan Desa Ulak Bedil
Unsri Edukasi Masyarakat Desa Tanjung Enim dan Kembangkan Aplikasi EDUMAL untuk Dukung Eliminasi Malaria
Universitas Sriwijaya melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, pada 2024 untuk mendukung eliminasi malaria di Sumatera Selatan. Program ini mencakup edukasi kesehatan, pelatihan pencegahan dan pengendalian malaria, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan aplikasi mobile EDUMAL sebagai sarana edukasi. Kegiatan melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan sebagai mitra.
