Skip to main content
Atasi Limbah Gambir Petani Muba, Tim Dosen FP Unsri Ciptakan Mesin Pembuat Briket Hemat Biaya Produksi

Pengabdian

Atasi Limbah Gambir Petani Muba, Tim Dosen FP Unsri Ciptakan Mesin Pembuat Briket Hemat Biaya Produksi

Tim LPPM 4
SDG 77Affordable and Clean EnergySDG 88Decent Work and Economic GrowthSDG 1212Responsible Consumption and ProductionSDG 1515Life on LandSDG 1717Partnerships for the Goals
Back to NewsRead 0 times

Tiga dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (FP Unsri), yaitu Dr. Tri Tunggal, Dr. Firdaus, dan Ir. Yulius, berkolaborasi merancang dan menerapkan inovasi teknologi mesin pembuat briket guna menanggulangi permasalahan penumpukan limbah perkebunan gambir di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Kegiatan pelatihan dan diseminasi teknologi ini dipusatkan di Desa Toman, Kecamatan Babat Toman, Muba, pada 10 hingga 12 November 2021.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan Program Teknologi Diseminasi ke Masyarakat (PTDM) skema Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN. Didampingi fasilitator utama Dr. Najib Asmani dan Kepala Dinas Perkebunan Muba Akhmad Toyibir, SSTP., M.Si., inovasi mesin briket ini memanfaatkan ampas sisa pengolahan getah gambir (Gambo) yang sebelumnya kerap terbuang membusuk dan menimbulkan bau di sekeliling perkebunan.

Ketua tim riset Unsri, Ir. Yulius, menjelaskan bahwa pemanfaatan mesin briket limbah gambir ini terbukti mampu menekan biaya operasional pemrosesan getah gambir sekaligus memberikan tambahan pendapatan hingga 50 persen bagi petani lokal. Selain diolah menjadi bahan bakar briket padat berkalori, mesin penghancur biomassa tersebut juga adaptif diaplikasikan untuk pembuatan pakan ternak dan pupuk komposting ramah lingkungan.

Share

Latest News

The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary
News

The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary

SDGs
SDG 44Quality EducationSDG 1717Partnerships for the Goals
3
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Penelitian

Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam

Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

SDGs
SDG 44Quality EducationSDG 1111Sustainable Cities and CommunitiesSDG 1717Partnerships for the Goals
1
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Pengabdian

Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa

Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.

SDGs
SDG 77Affordable and Clean EnergySDG 88Decent Work and Economic GrowthSDG 1212Responsible Consumption and ProductionSDG 1515Life on Land+1
0
Sriwijaya University Logo
LPPM

Universitas Sriwijaya

Institute for Research and Community Service Universitas Sriwijaya

Quick Links

More Links

Follow Us

Contact information is not available yet

© 2026 LPPM Sriwijaya University. All rights reserved.