Dosen Fakultas Ekonomi Unsri Berikan Pelatihan Manajemen Usaha Kepada Pelaku UMKM Rinjani Snack
Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (UNSRI) baru-baru ini melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan tujuan untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah Palembang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat melalui skema pemberdayaan berbasis masyarakat yang lebih fokus pada perkembangan ekonomi digital.
Kegiatan ini dipimpin oleh Sri Andaiyani, S.E., M.S.E, seorang dosen di Jurusan Ekonomi Pembangunan.
Ia didampingi oleh dua rekan dosen, yaitu Dr. Dessy Yunita, S.E., MM., MBA dari Jurusan Manajemen, dan Hamira, S.E., M.Si dari Jurusan Ekonomi Pembangunan.
Pelaksanaan PKM ini didanai oleh hibah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk tahun anggaran 2024.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan Sri Andaiyani menjelaskan bahwa program PKM ini bertujuan untuk memberikan Pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan berbasis digital.
“Dengan meningkatnya penggunaan teknologi dalam dunia usaha, sangat penting bagi pelaku UMKM untuk mengadopsi dan memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan usaha mereka,” ungkap Sri dalam acara yang berlangsung pada Rabu, 25 September 2024.
Kegiatan ini bekerja sama dengan UMKM Rinjani Snack, yang berlokasi di Jalan Tanjung Barangan, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang.
Rinjani Snack merupakan usaha yang bergerak di bidang makanan ringan dan telah berdiri sejak tahun 2006.
Rinjani Snack: Profil dan Produk Rinjani Snack dikenal sebagai industri rumah tangga yang memproduksi berbagai jenis makanan ringan, seperti sambal kentang mustofa, stik keju, stik ubi ungu, dan keripik kencur.
Dengan pengalaman yang sudah cukup lama, Rinjani Snack telah mendapatkan izin PIRT serta sertifikasi halal, yang menunjukkan komitmen mereka terhadap kualitas produk yang aman dan layak konsumsi.
Sertifikat PIRT yang mereka miliki adalah nomor: 440.45/KHS/0305/DPMPTSP-PPK/2021 dan sertifikasi halal dengan nomor: ID16110000157391021.
Pelatihan Manajemen Usaha Dalam Pelatihan ini, para peserta diberikan berbagai materi yang relevan dengan pengelolaan usaha mereka.
Beberapa poin penting yang diajarkan antara lain:
1. Menentukan Biaya Produksi: Peserta dilatih untuk memahami bagaimana cara menghitung biaya yang diperlukan untuk memproduksi produk mereka. Ini penting agar mereka dapat menentukan harga jual yang sesuai dan kompetitif.
2. Menghitung Laba Usaha: Pelatihan ini juga mencakup pengertian tentang laba dan bagaimana cara menghitungnya. Laba merupakan salah satu indikator keberhasilan usaha yang penting bagi pelaku UMKM untuk mengevaluasi kinerja bisnis mereka.
3. Pengelolaan Keuangan: Pengelolaan keuangan yang baik adalah kunci untuk kesuksesan jangka panjang. Para peserta diberikan pengetahuan tentang teknik pencatatan dan pengelolaan keuangan yang dapat membantu mereka dalam pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik.
Hibah Alat Produksi Salah satu aspek menarik dari kegiatan PKM ini adalah pemberian hibah berupa alat otomatis untuk mendukung proses produksi.
Tim PKM memberikan beberapa alat penting yang dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kualitas produk Rinjani Snack, di antaranya Mesin Penggiling Mie Otomatis.
Alat ini akan mempercepat proses produksi mie, sehingga meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan. -
Mesin Pemotong Kentang Listrik: Dengan alat ini, proses pengolahan kentang untuk produk keripik dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.
Mesin Adonan dan Mesin Pengiris Minyak Listrik: Kedua alat ini dirancang untuk memperlancar proses pembuatan adonan dan pengolahan bahan baku, sehingga produk akhir menjadi lebih konsisten dan berkualitas.
Adapun harapan dan prospek masa depan Sri Andaiyani menekankan bahwa melalui program PKM ini, mereka berharap agar pemasaran produk Rinjani Snack dapat diperluas dan kapasitas produksinya meningkat.
"Dengan adanya pelatihan dan alat produksi yang kami berikan, kami optimis bahwa usaha Rinjani Snack akan berkembang lebih baik lagi," ujarnya.
Dengan meningkatnya kapasitas produksi, diharapkan Rinjani Snack dapat memenuhi permintaan pasar yang semakin luas.
Pelaku UMKM perlu memanfaatkan setiap peluang yang ada, termasuk memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memasarkan produk mereka.
Kesimpulan Kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi UNSRI ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi merupakan langkah konkret dalam mendukung pelaku UMKM di Palembang.
Dengan mengadopsi teknologi dan manajemen yang baik, diharapkan usaha-usaha seperti Rinjani Snack dapat berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian lokal.
Pemberian pelatihan dan hibah alat otomatis menjadi salah satu bentuk nyata komitmen universitas dalam memberdayakan masyarakat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan UMKM di Palembang bisa lebih kompetitif dan siap bersaing dalam pasar yang semakin digital. Dengan dukungan dari pemerintah dan akademisi, diharapkan pelaku UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat dan ekonomi lokal secara keseluruhan.
Latest News
