Dosen Prodi PPKn FKIP Unsri Laksanakan PPM
Mendukung proses belajar mengajar era digital, guru dituntut bisa kreatif dalam menyampaikan materi pembelajaran.
Untuk itu, para dosen dan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sriwijaya (Unsri) melakukan pendampingan pembuatan media pembelajaran.
Pembuatan media pembelajaran berbasis aplikasi Canva, diberikan kepada para guru SMP Srijaya Negara Palembang. Kegiatan tahap awal, digelar di Laboratorium Prodi PPKn Kampus FKIP Unsri, di Jalan Ogan, Palembang, pada Sabtu (13/8/2022).
Pada tahap awal pelatihan tersebut, para guru dibekali materi, tentang media pembelajaran dan langkah pembuatan akun Canva. Dan juga cara menggunakan aplikasi, yang diawali pretest pemberian materi dan ditutup dengan postest.
Ketua Tim sekaligus Koorprodi PPKn FKIP Unsri, Sulkipani SPd MPd menjelaskan, kegiatan pendampingan pembuatan media pembelajaran tersebut, juga dalam rangka menjalankan program pengabdian pada masyarakat (PPM).
"Ini salah program yang rutin dilakukan, dan didanai oleh PNBP Universitas Sriwijaya," kata Sulkipani, Senin (15/8).
Selaian Sulkipani, beberapa dosen juga terlibat dalam kegiatan tersebut. Yakni Edwin Nurdiansyah SPd MPd, Camellia SPd MPd dan Aulia Novemy Dhita SBK SPd MPd. Serta diikuti pula sejumlah mahasiswa.
Dia menuturkan, yang menjadi tujuan PPM tersebut memberikan pendampingan, khususnya kepada para guru SMP Srijaya Negara, dalam membuat media pembelajaran yang berbasis IT. Yakni dengan menggunakan aplikasi Canva.
"Tentunya untuk meningkatkan keterampilan guru, dalam membuat media pembelajaran yang menarik berbasis IT. Yang dapat digunakan secara gratis dan dapat di akses kapan saja ketika online," katanya.
Lanjut Sulkipani, setelah kegiatan tahap awal pada Sabtu (13/8/2022) lalu, para guru secara mandiri membuat media pembelajaran berbasis Canva, sesuai mata pelajaran masing-masing guru.
"Nantinya, produk media yang dibuat guru akan dipresentasikan pada 3 September mendatang," unkapnya.
Saat presentasi nanti, maka para dosen memeriksa hasil karya guru. Sekaligus didiskusikan serta diberikan masukan oleh tim dosen.
"Nantinya pula, para guru akan diberikan sertifikat sebagai bentuk apresiasi dari kegiatan PPM tersebut, saat acara penutupan," pungkasnya.
Dosen Camelia, salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa aplikasi Canva merupakan
platform online (web-based-presentation) atau aplikasi pembuatan desain grafis
"Jadi melalui aplikasi Canva, bisa digunakan untuk mendesain video, poster, brosur, infografik, hingga presentasi dan media grafis lainya," jelas Camelia.
Menurutnya pula, fitur yang ada di dalam aplikasi Canva sendiri didominasi dengan media visual dan audiovisual.
Kegitan PPM yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiwa dari Program Studi PPKn, FKIP Unsri tersebut, didukung pihak SMP Srijaya Negara Palembang.
"Kami ucapkan terima kasih kepada para dosen dari Program Studi PPKn FKIP Unsri," kata Kepala SMP Srijaya Negara Palembang, Sahara Aini SPd, yang juga hadir dalam kegiatan PPM tesebut
Latest News
The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.
