Karantina Sumsel Gandeng Peneliti Yokohama City University dan Unsri Bahas Riset Pengendalian Penyakit Gugur Daun Karet
Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan (Karantina Sumsel) menyelenggarakan diskusi strategis bersama peneliti dari Yokohama City University, Jepang, serta akademisi dari Universitas Sriwijaya (Unsri) di Palembang pada Kamis, 13 Agustus 2026. Pertemuan kolaboratif ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut dari kerja sama riset internasional Indonesia–Jepang dalam upaya penanggulangan penyakit gugur daun (Leaf Fall Disease/LFD) yang mengancam keberlanjutan perkebunan karet nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Karantina Sumsel, Sri Endah Ekandari, didampingi Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan, Anita Setyawati, menerima kunjungan delegasi riset Jepang yang diwakili oleh Dr. Minami Matsui bersama pakar dari Universitas Sriwijaya, Prof. Herlinda. Agenda utama yang dibahas mencakup formulasi strategi pengendalian penyakit gugur daun yang disebabkan oleh infeksi cendawan Pestalotiopsis, khususnya pemanfaatan agensia hayati berbasis ramah lingkungan yang disertai mitigasi manajemen risiko agar aman bagi hewan, tumbuhan, manusia, dan ekosistem.
Sri Endah menegaskan pentingnya sinergi lintas institusi antara lembaga karantina, universitas dalam negeri, dan mitra akademis internasional. Mengingat posisi strategis Indonesia sebagai salah satu negara produsen karet terbesar di dunia, riset terapan ini diharapkan dapat memformulasikan solusi inovatif berbasis ilmu pengetahuan yang aman dan efektif guna mempertahankan produktivitas serta daya saing komoditas karet di pasar global.
Latest News
The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.
