Skip to main content
Mahasiswa Pendidikan Masyarakat Unsri Laksanakan PLP dan Program Pemberdayaan di Desa Kangkung Ilir

Pengabdian

Mahasiswa Pendidikan Masyarakat Unsri Laksanakan PLP dan Program Pemberdayaan di Desa Kangkung Ilir

Tim LPPM 4
SDG 22Zero HungerSDG 33Good Health and Well-beingSDG 44Quality EducationSDG 88Decent Work and Economic GrowthSDG 1111Sustainable Cities and Communities+1
Back to NewsRead 0 times

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat Universitas Sriwijaya (Unsri) telah menyelesaikan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di Desa Kangkung Ilir, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada 23 Juni hingga 1 Agustus 2025 tersebut berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa serta peningkatan kualitas pendidikan anak.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, kelompok mahasiswa melakukan survei lokasi pada 17 Mei 2025 untuk menentukan desa yang menjadi sasaran program. Setelah memilih Desa Kangkung Ilir, mahasiswa memulai kegiatan dengan mengunjungi desa pada 23 Juni 2025 dan bertemu langsung dengan kepala desa serta masyarakat setempat. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mengenali kondisi sosial, mata pencaharian, budaya, dan aktivitas sehari-hari warga sebagai dasar penyusunan program kerja.

Berdasarkan hasil pengamatan dan komunikasi dengan masyarakat, mahasiswa menyusun sejumlah kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan desa serta kemampuan kelompok. Program dirancang untuk dilaksanakan selama kurang lebih 40 hari, dengan perhatian khusus pada pendidikan anak-anak melalui bimbingan belajar dan sosialisasi berbagai materi. Kegiatan tersebut mencakup pengembangan keterampilan, pengetahuan, kreativitas, serta kemampuan praktis anak.

Selama berada di Desa Kangkung Ilir, mahasiswa melaksanakan berbagai program yang melibatkan masyarakat dari beragam kelompok usia. Kegiatan tersebut meliputi senam sore, pembukaan dan pembangunan kembali lapangan voli, pembuatan plang edukasi sampah, pelatihan pembuatan produk UMKM, serta pengecatan ulang gapura desa.

Mahasiswa juga mengadakan malam keakraban bersama Karang Taruna dan masyarakat, sosialisasi Koperasi Merah Putih, serta kegiatan pendidikan dengan mengajar di PAUD Mutiara Kasih dan SD Negeri 2 Kangkung. Selain itu, kelompok turut membuat anjungan di lapangan voli dan berpartisipasi sebagai kader Posyandu di Desa Kangkung Ilir.

Dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan keterampilan, mahasiswa menyelenggarakan pelatihan pembuatan kain jumputan bagi ibu rumah tangga dan anggota PKK. Pelatihan pembuatan totebag ecoprint juga diberikan kepada remaja Karang Taruna. Kegiatan serupa diperkenalkan kepada siswa kelas IX MTsN 4 OKU Timur melalui sosialisasi dan pelatihan kain jumputan.

Pada bidang lingkungan dan ketahanan pangan keluarga, mahasiswa bersama ibu-ibu PKK melakukan penanaman bibit sayuran menggunakan sistem hidroponik. Kelompok juga mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan masjid sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga kebersihan fasilitas umum desa.

Salah satu perhatian utama program PLP ini adalah peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi anak-anak. Mahasiswa melihat adanya tantangan berupa persoalan putus sekolah dan rendahnya motivasi sebagian anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, kegiatan bimbingan belajar, pengajaran, dan sosialisasi dirancang untuk memberikan dukungan pendidikan sekaligus mendorong pengembangan kemampuan anak.

Pelaksanaan program mendapat dukungan dari pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat. Kepala Desa Kangkung Ilir, Birawijaya, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa Unsri yang telah melaksanakan berbagai kegiatan di desanya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perkembangan masyarakat.

Selain menjalankan program kerja, mahasiswa juga memperoleh pengalaman mengenal kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat. Selama kegiatan berlangsung, mereka berkesempatan mengikuti sejumlah tradisi dan aktivitas adat yang masih dipertahankan oleh warga, seperti tahlilan dan berbagai aturan atau larangan yang berlaku di desa.

Mahasiswa turut mengamati potensi ekonomi masyarakat yang masih banyak bertumpu pada pemanfaatan sumber daya alam. Beberapa mata pencaharian warga antara lain bertani, menjadi nelayan, serta melakukan budidaya ikan di kawasan pinggiran sungai.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara perpisahan antara mahasiswa PLP dan masyarakat Desa Kangkung Ilir yang diisi dengan hiburan serta perlombaan. Melalui pelaksanaan program selama kurang lebih 40 hari, mahasiswa Pendidikan Masyarakat Unsri tidak hanya menjalankan kegiatan pendidikan, tetapi juga berpartisipasi dalam pemberdayaan sosial, ekonomi, lingkungan, dan pengembangan potensi masyarakat desa.

Share

Latest News

The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary
News

The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary

SDGs
SDG 44Quality EducationSDG 1717Partnerships for the Goals
3
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Penelitian

Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam

Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

SDGs
SDG 44Quality EducationSDG 1111Sustainable Cities and CommunitiesSDG 1717Partnerships for the Goals
0
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Pengabdian

Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa

Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.

SDGs
SDG 77Affordable and Clean EnergySDG 88Decent Work and Economic GrowthSDG 1212Responsible Consumption and ProductionSDG 1515Life on Land+1
0
Sriwijaya University Logo
LPPM

Universitas Sriwijaya

Institute for Research and Community Service Universitas Sriwijaya

Quick Links

More Links

Follow Us

Contact information is not available yet

© 2026 LPPM Sriwijaya University. All rights reserved.