PELEPASAN MAHASISWA KKN UNSRI
Cintamanis Baru 19 Juni 2017, Camat Air Kumbang Melaksanakan Pelepasan KKN MAhasiswa UNSRI yang telah menyelesaikan studinya di Kecamatan Air Kumbang Kurang Lebih 40 Hari berada di Desa dalam ruang lingkup Kecamatan Air Kumbang.
Hadir dalam acara tersebut, Camat Air Kumbang beserta kasi, dan kasubbag dan juga dosen pembimbing dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) dan Kepala Desa Dalam Ruang lingkup Kecamatan Air Kumbang
dalam sambutanya Camat Air Kumbang mengharapkan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan kegiatan studinya di Kecamatan Air Kumbang agar tidak melupakan tempat atau lokasi mereka melaksanakan KKN, ia mengharapkan ketika nanti kembali ke Kecamatan Air Kumbang semua mahasiswa KKN UNSRI menjadi salah satu pejabat Negara yang pada saatnya nanti akan memberi perubahan di Wilayah Kecamatan Air Kumbang. (RD)
Latest News
The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.
