Tekan Biaya Pupuk Kimia, Tim UNSRI Latih Petani Desa Rengas I Olah Tetes Tebu Jadi POC
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya (UNSRI) mendorong kemandirian dan efisiensi biaya pertanian warga Desa Rengas I, Kabupaten Ogan Ilir, melalui inovasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar tetes tebu (molase). Program pelatihan bertajuk “SIMFONI Biokonversi Tetes Tebu: Pendekatan Partisipatoris dalam Produksi Pupuk Organik Cair (POC) untuk Mendorong Kemandirian Kelembagaan Petani Rengas I” ini dilaksanakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kegiatan ini didanai melalui Skema Pengabdian Berbasis Masyarakat LPPM UNSRI Tahun 2026 berdasarkan Kontrak Nomor 0215.123/UN9.LPPM/SB3.ADM/2026. Tim diketuai oleh Dwi Wulan Sari, S.P., M.Si., Ph.D., bersama anggota tim dosen yang terdiri atas Dr. Ir. Yulian Junaidi, M.Si., Dr. Thirtawati, S.P., M.Si., Dr. Elly Rosana, S.P., M.Si., Ir. Arfan Abrar, S.Pt., M.Si., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., dan Dr. M. Arbi, S.P., M.Si., serta melibatkan lima mahasiswa UNSRI.
Program ini diinisiasi untuk mengatasi tingginya alokasi biaya operasional petani Desa Rengas I yang mencapai 30–40 persen hanya untuk pembelian pupuk kimia. Sebagai solusinya, tim UNSRI mengintroduksi metode "SIMFONI", yaitu enam tahapan praktis biokonversi yang meliputi Sterilisasi wadah, Injeksi molase dan air, pencampuran Mikroba/aktivator, Fermentasi anaerob, pembentukan Nutrisi organik, serta pemeriksaan Indikator keberhasilan.
Selain bimbingan teknis produksi POC ramah lingkungan, Kelompok Tani Sejahtera Bersama juga mendapatkan penguatan kapasitas manajemen kelembagaan dan kewirausahaan yang disampaikan oleh Ir. Arfan Abrar, Ph.D. Materi mencakup tata kelola pencatatan keuangan, pembagian tugas kelompok, perencanaan bisnis, pengemasan (packaging), branding, hingga strategi pemasaran produk.
Melalui integrasi praktik biokonversi dan manajemen usaha ini, UNSRI berharap petani setempat mampu memanfaatkan potensi limbah lokal secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik, serta mentransformasi kelompok tani menjadi unit usaha ekonomi produktif yang berkelanjutan.
Latest News
The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.
