Tingkatkan Kualitas Sanitasi, Mahasiswa FKM Unsri Latih Warga Kota Daro I Buat Filter Air Sederhana
Kelompok 30 Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya (FKM Unsri) melaksanakan Program Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) bertajuk JERNIH (Jernihkan Air, Wujudkan Hidup Bersih) di Desa Kota Daro I, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Selama 30 hari masa pengabdian, mahasiswa memfokuskan program pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sanitasi, air bersih, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sebelum eksekusi program, dilakukan pendataan dan analisis kebutuhan terhadap 50 responden warga Dusun I, II, dan III menggunakan aplikasi KoboCollect guna memastikan intervensi tepat sasaran.
Sebagai langkah konkret, mahasiswa menyelenggarakan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan filter air sederhana di Kantor Desa Kota Daro I pada Kamis, 18 Juni 2026, yang diikuti oleh 30 warga dan perangkat desa. Peserta dibimbing membuat alat penyaring air menggunakan bahan terjangkau seperti ember, pipa, batu kerikil, pasir silika, arang, filter akuarium, kapas, dan tawas. Kombinasi bahan tersebut terbukti efektif menyaring kotoran fisik serta mengurangi bau dan warna pada air.
Keberhasilan edukasi berbasis praktik ini diukur melalui evaluasi pre-test dan post-test. Hasilnya mencatatkan lonjakan pengetahuan masyarakat sebesar 40 persen, dari 53 persen sebelum penyuluhan menjadi 93,3 persen setelah sesi demonstrasi. Program ini menjadi wujud kontribusi akademis Unsri dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya poin ke-6 terkait ketersediaan air bersih dan sanitasi layak.
Latest News
The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.
