UNSRI dan PLN Perkuat Kolaborasi Penelitian Fuel Cell dan Pengembangan Energi Terbarukan di Sumatera Selatan
Universitas Sriwijaya (UNSRI) bersama PT PLN (Persero) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Research Hub dan Kick Off Meeting penelitian pemanfaatan Methanol Reformed Fuel Cell Tahap II. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026, di Ruang Rapat Kantor Pusat Administrasi (KPA) UNSRI, Kampus Bukit Besar, Palembang.
Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Inovasi, Hilirisasi dan Teknologi Informasi UNSRI, Prof. Dr. dr. Radiyati Umi Partan, Sp.PD., M.Kes., menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang). Ia berharap pertemuan tersebut dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara UNSRI dan PLN, khususnya dalam pengembangan penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri.
Menurut Radiyati, penelitian di perguruan tinggi perlu menghasilkan dampak nyata dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, industri, pemerintah, maupun pemangku kepentingan lainnya. Oleh karena itu, UNSRI terus mendorong pengembangan penelitian terapan yang berpotensi diimplementasikan secara langsung. Ia juga menyampaikan bahwa UNSRI telah beberapa kali melakukan pembahasan mengenai topik-topik penelitian yang menjadi acuan PLN, sekaligus mengidentifikasi peluang keterlibatan para peneliti UNSRI.
Radiyati berharap hasil penelitian yang telah disiapkan oleh tim UNSRI dapat menjadi bagian dari agenda penelitian PLN. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya melibatkan peneliti yang telah berpartisipasi, tetapi juga membuka kesempatan bagi peneliti UNSRI lainnya untuk mengembangkan penelitian lanjutan yang bermanfaat bagi kedua institusi.
Sementara itu, General Manager PLN Puslitbang, Ir. H. Mochamad Soleh, ST., MT., IPM., menjelaskan bahwa PLN terus memperluas jejaring penelitian dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hingga saat kegiatan berlangsung, PLN telah menjalin kerja sama penelitian dengan sekitar 17 perguruan tinggi. Kolaborasi dengan UNSRI sebelumnya telah dimulai melalui penelitian mengenai fuel cell dan diharapkan dapat dikembangkan ke berbagai bidang penelitian lainnya.
Soleh menegaskan bahwa penelitian di lingkungan PLN diarahkan agar hasilnya dapat diimplementasikan. Salah satu indikator kinerja utama penelitian yang diperhatikan PLN adalah sejauh mana hasil penelitian tersebut dapat diterapkan. Ruang lingkup penelitian PLN mencakup seluruh rantai nilai ketenagalistrikan, mulai dari penyediaan energi primer, pembangkitan listrik, transmisi, distribusi, hingga pelayanan kepada pelanggan.
Topik penelitian tersebut meliputi pemanfaatan berbagai sumber energi, seperti gas, biomassa, biodiesel, dan bioenergi lainnya, serta pengembangan teknologi dan material untuk pembangkitan listrik. Selain penelitian teknologi, PLN juga membuka peluang penelitian sosial yang berkaitan dengan persepsi dan dukungan masyarakat terhadap pengembangan teknologi energi baru dan terbarukan.
Melalui kegiatan tersebut, PLN turut menyampaikan sejumlah topik penelitian kepada UNSRI sebagai bahan penyusunan proposal dan usulan penelitian bersama. PLN berharap berbagai usulan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti untuk pelaksanaan kerja sama penelitian pada tahun 2027.
Dalam kegiatan tersebut, Senior Manager Perencanaan dan Pengembangan Produk PLN Puslitbang, Ir. Taufiq Fahrudin, S.T., M.T., memaparkan peluang kerja sama penelitian melalui skema mutual research hub. Selanjutnya, Ketua Pusat Unggulan Riset Fuel Cell dan Hidrogen UNSRI, Prof. Drs. Dedi Rohendi, M.T., Ph.D., menyampaikan pemaparan mengenai kegiatan dan pengembangan riset yang dilakukan oleh pusat unggulan riset tersebut.
Kegiatan ini juga diisi dengan serah terima hibah peralatan stack backup power methanol reformed fuel cell dari Ketua Pusat Unggulan Riset Fuel Cell dan Hidrogen kepada Wakil Rektor III UNSRI. Penyerahan peralatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan penelitian energi terbarukan di lingkungan UNSRI.
Sejumlah perwakilan PLN Puslitbang turut menghadiri kegiatan ini, yaitu Senior Manager Riset dan Teknologi Sistem Pembangkitan dan Energi, Ir. H. Muhamad Iqbal Felani, ST., MT., IPP.; Manager Perencanaan, Marisa Nugrahani Hargita, ST., MT.; serta para peneliti Ir. Ach. Nurfanani, ST., MT., IPP. dan Wigas Digwijaya, ST., MT.
Dari pihak UNSRI, kegiatan dihadiri oleh para dekan dan wakil dekan III fakultas, Ketua LPPM UNSRI, para peneliti, akademisi, serta tim pengembangan Research Hub dan penelitian energi terbarukan di lingkungan universitas.
Latest News
The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.
