UNSRI Perkuat Ketangguhan Petani Padi Desa Sungai Rebo Hadapi Perubahan Iklim Lewat Pertanian Cerdas Iklim
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya (UNSRI) menyelenggarakan program pembedayaan bertajuk "Peningkatan Resiliensi Petani Menghadapi Dampak Perubahan Iklim pada Usahatani Padi melalui Partisipasi Akar Rumput" di Desa Sungai Rebo, Kabupaten Banyuasin. Program ini dipimpin oleh Dr. Ir. Yulian Junaidi, M.Si., bersama anggota tim Dr. Irmawati, S.P., M.Si., M.Sc., dan Dwi Wulan Sari, S.P., M.Si., Ph.D.
Pelaksanaan kegiatan difokuskan pada penguatan kapasitas petani padi di lahan pasang surut yang menghadapi tantangan pergeseran musim tanam, cuaca ekstrem, serta gangguan hama akibat perubahan iklim. Berkolaborasi dengan Kelompok Tani Beringin Jaya melalui pendekatan partisipatif berbasis kearifan lokal, tim diawali dengan penyiapan lahan demonstrasi plot (demplot) pertanian cerdas iklim seluas 0,5 hektare. Para petani dibimbing dalam pembuatan pupuk organik cair (POC) dari bahan lokal dan kotoran kambing, dilanjutkan dengan penanaman serentak varietas padi Inpari 42 serta pengaplikasian pupuk dan pestisida secara efisien.
Rangkaian program dilanjutkan dengan pemberian materi pendampingan pada 8 dan 9 Agustus 2026. Pelatihan Cerdas Iklim disampaikan oleh Dr. Irmawati untuk meningkatkan pemahaman teknis budidaya adaptif, sementara pelatihan kelembagaan dan strategi pemasaran diberikan oleh Dwi Wulan Sari untuk memperkokoh organisasi kelompok tani dan memperluas jangkauan pasar. Kegiatan yang didukung oleh hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek TA 2026 (Kontrak No. 191/C3/DT.05.00/PM/2026) ini bertujuan mewujudkan ketahanan pangan lokal sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).
Latest News
The Chair and Secretary of LPPM attended the ceremony commemorating the 66th anniversary
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.
