Unsri Edukasi Masyarakat Desa Tanjung Enim dan Kembangkan Aplikasi EDUMAL untuk Dukung Eliminasi Malaria
Universitas Sriwijaya (Unsri) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap upaya eliminasi malaria di Sumatera Selatan. Program ini menggabungkan edukasi kesehatan, pelatihan, pemberdayaan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit malaria.
Kegiatan yang mengusung tema “Kemitraan Strategis untuk Kesehatan Masyarakat: Mendukung Eliminasi Malaria di Sumatera Selatan” tersebut dilaksanakan pada 2024 melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat. Pelaksanaannya didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Program ini diketuai oleh Dr. Nur Alam Fajar, M.Kes., M.Psi., AIFO, dengan anggota tim Prof. Dr. rer. med. H. Hamzah Hasyim, SKM., MKM dan Dr. Iche Andriyani Liberty, SKM., M.Kes. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dengan melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan sebagai mitra pelaksana.
Pelaksanaan program dilatarbelakangi oleh perlunya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit malaria. Selain itu, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini, sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka dalam upaya pengendalian penyakit.
Untuk mencapai tujuan tersebut, tim Unsri menyelenggarakan sosialisasi dan edukasi mengenai malaria serta pelatihan terkait langkah-langkah pencegahan dan pengendaliannya. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan penerapan inovasi teknologi melalui pengembangan aplikasi mobile EDUMAL yang dirancang sebagai media edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Melalui kerja sama tersebut, masyarakat diharapkan memiliki pemahaman dan kemampuan yang lebih baik dalam mencegah malaria serta berpartisipasi secara aktif dalam pengendalian penyakit secara berkelanjutan.
Selain meningkatkan pengetahuan masyarakat, integrasi edukasi, pelatihan, pendampingan, dan teknologi juga diarahkan untuk memperkuat partisipasi masyarakat serta mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data dalam pengendalian malaria di Sumatera Selatan.
Program ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk menjawab tantangan di bidang kesehatan. Penguatan kemitraan strategis antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian eliminasi malaria di Sumatera Selatan.
Latest News
