Atasi Pencemaran Sampah, Mahasiswa PBL FKM Unsri Latih Warga Desa Sungai Dua Olah Kompos Organik
Sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program Pengalaman Belajar Lapangan (PBL), Mahasiswa Kelompok 11 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya (FKM Unsri) menyelenggarakan pelatihan pembuatan kompos berbahan sampah organik untuk warga Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, pada Senin, 29 Juni 2026.
Inisiatif ini dipicu oleh hasil pengamatan lapangan yang menunjukkan kurang optimalnya pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Sungai Dua, di mana sebagian penduduk masih terbiasa membakar limbah atau membuangnya ke sungai. Pelatihan ini dirancang untuk menekan tingkat pencemaran lingkungan sekaligus menghasilkan pupuk alami guna menunjang aktivitas pertanian masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta, dilanjutkan penyampaian materi mengenai pentingnya pemilahan sampah serta teknik pengolahan sampah organik. Selanjutnya, mahasiswa mendemonstrasikan proses pembuatan kompos menggunakan sarana sederhana seperti galon bekas, karung, serta bahan baku 5 kg sampah organik (daun kering, sisa sayuran, dan kulit bawang) yang dicampur larutan aktivator (50 ml EM4, 5 gram gula merah, dan 500 ml air).
Para peserta diajak mempraktikkan langsung seluruh tahapan pembuatan kompos, mulai dari pencacahan bahan hingga pencampuran larutan aktivator. Penutupan acara diisi dengan sesi diskusi interaktif, pembagian apresiasi, dan pelaksanaan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana 85% peserta berhasil menjawab seluruh pertanyaan evaluasi dengan benar.
Berita Terbaru
Ketua dan Sekretais LPPM hadir dalam Upaca Peringatan DIES NATALIS ke 66
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.
