Gadang Hartawan Resmikan PAUD Eporbia
PT OKI Pulp and Paper Mills sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pulp yang berlokasi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar tasyakuran atas penggunaan gedung belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Eporbia Desa Serdang Menang, Kecamatan SP Padang, Jumat (15/12)
Gedung PAUD Eporbia ini merupakan salah satu dari puluhan PAUD yang dibangun melalui CSR PT OKI Pulp and Paper Mills.
“Alhamdulillah gedung baru PAUD Eporbia sudah bisa digunakan dan bentuk syukur atas selesainya pembangunan PAUD tersebut kita menggelar syukuran yang dihadiri Kades Serdang Menang, Kepala UPTD, P3N, Mahasiswa KKN Unsri dan juga tokoh masyarakat sekitar,” kata Direktur PT OKI Pulp and Paper Mills Gadang Harta Hartawan.
Gadang mengatakan, pihaknya sudah merealisasikan pembangunan gedung PAUD sebanyak 15 unit di tahun 2016 sedangkan pada 2017 ini manajemen PT OKI Pulp bekerja sama dengan Eka Tjipta Foundation kembali membangun 20 unit gedung PAUD yang tersebar di sejumlah desa dalam kecamatan di Kabupaten OKI.
Kata Gadang, pada 2018 mendatang pihaknya kembali mengalokasikan dana untuk pembangunan PAUD sebanyak 25 unit.
“Ya pada 2018 ini perusahaan kembali mengalokasikan pembangunan sebanyak 25 unit PAD sehingga total PAUD yang sudah dibangun hingga 2018 mendatang mencapai sebanyak 60unit PAUD,” terangnya.
Gadang melanjutkan pembangunan PAUD ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT OKI Pulp and Paper Mills dalam bidang pendidikan. “Ini salah satu program dari CSR PT OKI Pulp dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten OKI, terutama pendidikan anak usia dini,” ucap Gadang.
Menurutnya, Pendidikan anak usia dini merupakan strategi investasi pendidikan anak yang akan menopang pembangunan dan pertumbuhan sebuah negara, terutama untuk negara perekenomian berkembang seperti Indonesia. “Mudah-mudahan apa yang telah kita perbuat ini mampu membantu pemerintah dalam menyiapkan generasi yang cerdas,” tutupnya.
Berita Terbaru
Ketua dan Sekretais LPPM hadir dalam Upaca Peringatan DIES NATALIS ke 66
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.
