Langsung ke konten utama
Inovasi Bahan Alami Atasi Asam Lambung, Tim PKM-K Unsri Ciptakan Produk Teh Jakun dan Raih Pendanaan Kemendikbudristek

Penelitian

Inovasi Bahan Alami Atasi Asam Lambung, Tim PKM-K Unsri Ciptakan Produk Teh Jakun dan Raih Pendanaan Kemendikbudristek

Tim LPPM 4
SDG 33Kehidupan Sehat dan SejahteraSDG 44Pendidikan BerkualitasSDG 88Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 1212Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Kembali ke Berita0 kali dibaca

Tim mahasiswa dari Universitas Sriwijaya (Unsri) berhasil merancang produk inovasi kesehatan berupa minuman herbal bernama "Teh Jakun" yang memanfaatkan kekayaan rempah-rempah alami Indonesia. Dipromotori oleh kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K), produk ini dikembangkan sebagai upaya penyediaan solusi alternatif yang aman dan terjangkau untuk meredakan penyakit asam lambung tanpa bergantung pada obat-obatan berbahan kimia.

Tim PKM-K Unsri ini beranggotakan lima mahasiswa, yaitu Afifah Aliyah Lubis, Bella Noviola, Three Sisca Meliany, Christian Teofilus Hutahaean, dan Rangga Febrio Rambang. Nama "Teh Jakun" diambil dari perpaduan bahan utamanya, yakni jahe, kunyit, dan temulawak, yang kemudian disempurnakan dengan tambahan sereh serta kayu manis guna menetralkan sensasi rasa getir sekaligus memberikan cita rasa aromatik yang menyegarkan.

Atas ide kreatif dan nilai guna ekonomis yang ditawarkan, karya mahasiswa yang dibimbing oleh dosen penanggung jawab Weri Herlin, S.P., M.Si., Ph.D. ini berhasil memperoleh apresiasi dan pendanaan program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kehadiran Teh Jakun diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk membiasakan gaya hidup sehat berbasis pemanfaatan tanaman obat herbal alami perdesaan.

Bagikan

Berita Terbaru

Ketua dan Sekretais LPPM hadir dalam Upaca Peringatan DIES NATALIS ke 66
Berita

Ketua dan Sekretais LPPM hadir dalam Upaca Peringatan DIES NATALIS ke 66

SDGs
SDG 44Pendidikan BerkualitasSDG 1717Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
3
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Penelitian

Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam

Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

SDGs
SDG 44Pendidikan BerkualitasSDG 1111Kota dan Permukiman yang BerkelanjutanSDG 1717Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
1
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Pengabdian

Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa

Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.

SDGs
SDG 77Energi Bersih dan TerjangkauSDG 88Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 1212Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung JawabSDG 1515Ekosistem Daratan+1
0
Logo Universitas Sriwijaya
LPPM

Universitas Sriwijaya

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya

Tautan Cepat

Tautan Lainnya

Ikuti Kami

Informasi kontak belum tersedia

© 2026 LPPM Universitas Sriwijaya. Hak cipta dilindungi.