Langsung ke konten utama
PkM Unsri Kenalkan Laboratorium Mini Berbasis Arduino untuk Tingkatkan Keterampilan Sains dan Coding Siswa SMAN 1 Indralaya Utara

Pengabdian

PkM Unsri Kenalkan Laboratorium Mini Berbasis Arduino untuk Tingkatkan Keterampilan Sains dan Coding Siswa SMAN 1 Indralaya Utara

Tim LPPM 4
SDG 44Pendidikan BerkualitasSDG 99Industri, Inovasi dan InfrastrukturSDG 1717Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Kembali ke Berita0 kali dibaca

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar kegiatan pengenalan laboratorium mini berbasis proyek bagi 20 siswa SMAN 1 Indralaya Utara. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir, ini bertujuan memperkuat keterampilan proses sains dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran fisika.

Program PkM ini diketuai oleh Iful Amri, M.Si., dengan anggota tim yang terdiri atas Dr. Ismet, M.Si., Apit Fathurohman, M.Si., Ph.D., Dr. Melly Ariska, M.Si., Ahmad Fitra Ritonga, M.Si., Nadya Anggraini, M.Si., serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Unsri. Perangkat laboratorium mini yang diperkenalkan berupa portable box kit yang ringkas, mudah dipindahkan, serta dilengkapi komponen mikrokontroler Arduino dan berbagai sensor untuk memfasilitasi praktikum fleksibel tanpa bergantung pada laboratorium konvensional.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi konsep dasar fisika oleh Dr. Ismet, M.Si. sebagai pengantar untuk menghubungkan teori dengan fenomena praktis. Selanjutnya, Iful Amri, M.Si. menjelaskan fungsi mikrokontroler Arduino, cara kerja sensor, serta penggunaan perangkat lunak Arduino IDE. Dalam sesi praktikum, siswa dibimbing secara intensif melakukan tahapan pemrograman, mulai dari penulisan kode, proses compile, hingga mengunggah (upload) program ke papan Arduino.

Selama kegiatan berlangsung interaktif, para siswa aktif mencoba alat, menyusun kode program, dan berdiskusi saat menghadapi kendala teknis. Pembelajaran berbasis proyek ini dirancang untuk melatih keterampilan proses sains (seperti mengamati, mengukur, mengolah data, dan menarik kesimpulan) sekaligus mengasah berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, kolaborasi, dan literasi digital.

Melalui integrasi sains, praktikum berbasis proyek, dan teknologi Arduino, Program Studi Pendidikan Fisika Unsri berharap inovasi laboratorium mini portabel ini dapat menjadi solusi alternatif pembelajaran kontekstual dan bermakna bagi sekolah-sekolah yang memiliki keterbatasan sarana laboratorium.

Bagikan

Berita Terbaru

Ketua dan Sekretais LPPM hadir dalam Upaca Peringatan DIES NATALIS ke 66
Berita

Ketua dan Sekretais LPPM hadir dalam Upaca Peringatan DIES NATALIS ke 66

SDGs
SDG 44Pendidikan BerkualitasSDG 1717Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
3
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Penelitian

Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam

Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

SDGs
SDG 44Pendidikan BerkualitasSDG 1111Kota dan Permukiman yang BerkelanjutanSDG 1717Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
0
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Pengabdian

Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa

Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.

SDGs
SDG 77Energi Bersih dan TerjangkauSDG 88Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 1212Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung JawabSDG 1515Ekosistem Daratan+1
0
Logo Universitas Sriwijaya
LPPM

Universitas Sriwijaya

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya

Tautan Cepat

Tautan Lainnya

Ikuti Kami

Informasi kontak belum tersedia

© 2026 LPPM Universitas Sriwijaya. Hak cipta dilindungi.