Revitalisasi Seni Tradisional Palembang, Tim PkM FKIP Unsri Latih Guru SMAN 1 Tanjung Batu Kembangkan E-Comic Sejarah Dulmuluk
Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya (FKIP Unsri) menyelenggarakan pelatihan inovatif bagi para guru mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan materi sejarah lokal melalui pembuatan media pembelajaran digital berbasis komik elektronik (E-Comic) yang mengangkat sejarah dan asal-usul seni pertunjukan tradisional Dulmuluk.
Akademisi sejarah FKIP Unsri, Dedi Irwanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali pendidik dalam memanfaatkan fleksibilitas kurikulum untuk mengintegrasikan nilai kebudayaan lokal ke dalam kelas. Berdasarkan hasil kajian historisnya, Dulmuluk berkembang di Palembang sejak awal abad ke-20 yang diinisiasi oleh Wak Nang Nong melalui pembentukan Abdulmoeloek-theater pada tahun 1910, dengan mentransformasi Syair Abdulmuluk dari tradisi lisan menjadi pertunjukan panggung yang mendapat apresiasi luas media kolonial kala itu.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Farida menyampaikan keprihatinannya atas terus tergerusnya eksistensi seni Dulmuluk dari ruang publik masyarakat. Apabila pada era 1960–1970-an Dulmuluk menjadi hiburan populer rakyat, kini teater tradisional tersebut cenderung hanya dipentaskan pada agenda seremonial tertentu. Melalui luaran media pembelajaran E-Comic yang dirancang adaptif dengan karakter siswa era digital, FKIP Unsri berkomitmen mengembalikan seni pertunjukan Dulmuluk ke dalam memori kolektif dan pembelajaran sejarah generasi muda.
Berita Terbaru
Ketua dan Sekretais LPPM hadir dalam Upaca Peringatan DIES NATALIS ke 66
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.
