Langsung ke konten utama
Tingkatkan Produksi Benih Ikan Betok, Tim Pengabdian Unsri dan KKP Terapkan Teknologi Microbubble Berbasis IoT di Palembang

Pengabdian

Tingkatkan Produksi Benih Ikan Betok, Tim Pengabdian Unsri dan KKP Terapkan Teknologi Microbubble Berbasis IoT di Palembang

Tim LPPM 4
SDG 88Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 99Industri, Inovasi dan InfrastrukturSDG 1414Ekosistem LautanSDG 1717Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Kembali ke Berita0 kali dibaca

Tim Pengabdian dari Program Studi Budidaya Perairan Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang berkolaborasi dengan penyuluh perikanan dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar program pemberdayaan Unit Pembenihan Rakyat (UPR). Kegiatan pembinaan dan pelatihan berbasis teknologi modern ini dilaksanakan di UPR Sumberiwak, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Ketua Tim Pengabdian Unsri, Danang Yonarta, menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada optimalisasi budidaya ikan lokal khas Sumatera Selatan, khususnya ikan betok (Anabas testudineus). Inovasi teknologi yang diterapkan mencakup pengaplikasian microbubble generator yang dikombinasikan dengan sistem pemantauan kualitas air otomatis serta manajemen pakan berbasis Internet of Things (IoT), disamping penerapan teknologi manipulasi hormonal guna mempercepat siklus pembenihan dan efisiensi produksi.

Program kemitraan ini memperoleh dukungan pendanaan dari BIMA Kemendikbudristek melalui skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Didampingi Penyuluh Perikanan BPPSDMKP KKP, Roni Abriansyah, serta Pembina UPR Sumberiwak, Wahyu, kegiatan alih teknologi digital ini diharapkan mampu mengalihkan pola pembenihan ikan tradisional menjadi sistem produksi yang lebih terkontrol, mandiri, berdaya saing, dan ramah lingkungan.

Bagikan

Berita Terbaru

Ketua dan Sekretais LPPM hadir dalam Upaca Peringatan DIES NATALIS ke 66
Berita

Ketua dan Sekretais LPPM hadir dalam Upaca Peringatan DIES NATALIS ke 66

SDGs
SDG 44Pendidikan BerkualitasSDG 1717Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
3
Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam
Penelitian

Menelusuri Jejak Peradaban Megalitik Pasemah, 67 Mahasiswa Unsri Gelar Riset di Pagaralam

Sebanyak 67 mahasiswa dan 4 dosen Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri menggelar Studi Proyek dan Riset pada 31 Oktober–1 November 2026 di Pagaralam. Kegiatan ini mengkaji peradaban megalitik Pasemah di Situs Tebing Tinggi, Belumai, dan Tegur Wangi bersama narasumber Mario Andramartik. Didukung Koordinator Prodi Dr. Hudaidah, M.Pd., hasil riset dikembangkan menjadi media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital guna mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

SDGs
SDG 44Pendidikan BerkualitasSDG 1111Kota dan Permukiman yang BerkelanjutanSDG 1717Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
1
Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa
Pengabdian

Unsri Luncurkan Living Lab Bioenergi Ganesha, Olah Limbah Kelapa dan Sekam Padi Jadi Sumber Ekonomi Desa

Tim Universitas Sriwijaya (Unsri) meluncurkan program Bioenergi Ganesha (Living Lab Bioenergi) di Desa Ganesha Mukti, Muara Sugihan, Banyuasin, pada Senin, 26 Oktober 2026. Program yang diketuai Mulyadi ini menerapkan konsep zero waste untuk mengolah limbah pertanian seperti tempurung kelapa, sabut, dan sekam padi. Melalui teknologi mesin cocopeat, pirolisis, briket, dan granul, limbah diubah menjadi energi serta produk biochar dan pupuk bernilai ekonomi bagi desa.

SDGs
SDG 77Energi Bersih dan TerjangkauSDG 88Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan EkonomiSDG 1212Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung JawabSDG 1515Ekosistem Daratan+1
0
Logo Universitas Sriwijaya
LPPM

Universitas Sriwijaya

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya

Tautan Cepat

Tautan Lainnya

Ikuti Kami

Informasi kontak belum tersedia

© 2026 LPPM Universitas Sriwijaya. Hak cipta dilindungi.